Perkuat Kapasitas Mahasiswa, DPM UNMER Malang Selenggarakan Training Legislatif
![]() |
| Foto bersama saat agenda Training Legislatif. Foto: Istimewa |
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, mulai pukul
07.00 WIB, bertempat di Rektorat PPI Lantai 3 Universitas Merdeka Malang.
Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Merdeka
(UNMER) Malang 2026, Nofita Tamher, mengatakan bahwa Training Legislatif
merupakan upaya organisasi dalam membekali mahasiswa dengan pemahaman yang
komprehensif mengenai proses legislasi, fungsi pengawasan, hingga mekanisme
advokasi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi
juga mampu membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas serta memiliki
kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
"Melalui kegiatan Training Legislatif ini, kami
berharap mahasiswa tidak hanya memahami proses legislasi, fungsi pengawasan,
dan mekanisme advokasi, tetapi juga mampu membangun karakter kepemimpinan yang
berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang mampu berpikir kritis, mengawal
kebijakan publik secara objektif, serta memberikan solusi yang nyata bagi
berbagai persoalan di tengah masyarakat," ujar Nofita.
Ia menambahkan, di era Society 5.0, tantangan yang dihadapi
generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan sosok pemimpin muda
yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi
etika, moral, dan nilai-nilai demokrasi.
"Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Merdeka Malang
berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran yang dapat mencetak
kader-kader mahasiswa yang siap menjadi pemimpin masa depan, memiliki kapasitas
intelektual, integritas, dan semangat pengabdian demi kemajuan kampus, daerah,
dan bangsa," ujarnya
Salah satu narasumber Training Legislatif, Ismail Namsah,
S.H., yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Blitar, menegaskan bahwa
kepemimpinan yang ideal bukan sekadar tentang kemampuan memimpin atau memiliki
kekuasaan, tetapi juga mengenai keteladanan, integritas, dan keberpihakan pada
kepentingan rakyat.
"Kepemimpinan yang ideal bukan sekadar kemampuan
memimpin atau memiliki kekuasaan, melainkan tentang bagaimana memberi teladan,
menjaga integritas, dan mengutamakan kepentingan rakyat. Di era Society 5.0,
peran kepemimpinan mahasiswa diuji untuk tetap adaptif secara digital namun
kokoh dalam etika politik," ujar Ismail.
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agent
of change yang diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif melalui pola
pikir yang kritis, langkah yang strategis, serta kontribusi nyata bagi
pembangunan bangsa.
"Mahasiswa dituntut menjadi agent of change yang
mampu berpikir kritis, bertindak strategis, dan memberikan dampak nyata bagi
bangsa," tutupnya.

Posting Komentar untuk "Perkuat Kapasitas Mahasiswa, DPM UNMER Malang Selenggarakan Training Legislatif"