Mahasiswa UM BBM Gelar Aksi "Save Our Shore", Wujudkan Pesisir Bersih di Desa Dapenda

Mahasiwa UM BBM
Mahasiswa UM BBM gelar aksi "Save Our Shore" di Desa Dapenda. Foto: Istimewa

Ulaswara.com - Kawasan pesisir memiliki peran penting sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sekaligus penopang ekosistem laut. Namun, permasalahan sampah yang terbawa arus maupun berasal dari aktivitas manusia masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pesisir, termasuk di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep. Sampah yang menumpuk di sepanjang pantai tidak hanya mengurangi keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi mencemari laut, mengganggu aktivitas nelayan serta mengancam keberlangsungan ekosistem pesisir apabila tidak ditangani dengan baik.

Sebagai implementasi program kerja di bidang lingkungan, mahasiswa UM BBM (Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat) Desa Dapenda 2026 melaksanakan program Save Our Shore (Menyelamatkan Pesisir Melalui Aksi Bersama) pada 20 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di sepanjang kawasan pesisir Dusun Lebbak hingga Dusun Tenggina, Desa Dapenda, dengan melibatkan perangkat desa serta seluruh elemen masyarakat dalam aksi gotong royong membersihkan lingkungan pantai.

Kegiatan diawali dengan menyusuri garis pantai sambil mengumpulkan berbagai jenis sampah yang mencemari kawasan pesisir. Sampah yang berhasil dikumpulkan meliputi botol plastik, kantong plastik, kemasan makanan, potongan kayu, kaca, serta berbagai jenis sampah lainnya yang terbawa arus maupun ditinggalkan oleh aktivitas manusia. Seluruh sampah tersebut kemudian dipilah dan dimasukkan ke dalam kantong plastik yang berbeda-beda untuk memudahkan proses pengelolaan lebih lanjut.

Mahasiswa UM BBM
Foto bersama Mahasiswa UM BBM saat gelar aksi "Save Our Shore" di Desa Dapenda. Foto: Istimewa

Hasil kegiatan menunjukkan tingginya jumlah sampah yang mencemari kawasan pesisir. Dalam satu kali pelaksanaan kegiatan, mahasiswa bersama masyarakat berhasil mengumpulkan lebih dari 30 kantong sampah. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah di kawasan pantai masih memerlukan perhatian serta penanganan secara berkelanjutan dari berbagai pihak.

Melihat banyaknya sampah yang terkumpul, mahasiswa menjalin kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep untuk membantu proses pengangkutan sampah hasil kegiatan. Kerja sama ini dilakukan karena hingga saat ini Desa Dapenda belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga diperlukan dukungan dari instansi terkait agar sampah yang telah dikumpulkan dapat diangkut dan dikelola dengan baik. Sinergi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, dan Dinas Lingkungan Hidup menjadi bagian penting dalam memastikan aksi bersih pantai memberikan dampak nyata terhadap kebersihan lingkungan.

Program Save Our Shore tidak hanya bertujuan menciptakan pantai yang lebih bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir sebagai aset bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak masyarakat untuk memahami bahwa kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Mahasiswa UM BBM berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di Desa Dapenda. Dengan adanya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Dinas Lingkungan Hidup, diharapkan pengelolaan sampah di kawasan pesisir dapat terus ditingkatkan sehingga pantai Desa Dapenda menjadi lebih bersih, sehat, dan lestari bagi generasi kini maupun generasi yang akan datang.

(*/red)

Posting Komentar untuk "Mahasiswa UM BBM Gelar Aksi "Save Our Shore", Wujudkan Pesisir Bersih di Desa Dapenda"